Selasa, 11 Oktober 2011

Profesionalisme dalam PNS



Sering kali kita mendengar istilah profesionalisme, begitu juga PNS.

Apa sih sebenernya arti dari istilah itu?

Profesionalsme berasal dari kata profesi, yang menurut kamus Besar Bahasa Indonesia istilah ini memiliki dua pengertian, pertama adalah pekerjaan yang ditekuni dan menjadi timpuhan hidup. Kedua, lebih daripada sekedar pekerjaan, profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi dengan bidang keahlian tertentu. Sedangkan profesional berarti memerlukan kepandain khusus untuk menjalakan pekerjaanya. Jadi profesionalisme merupakan sikap yang harus dimiliki seseorang dalam bekerja.

Sedangkan PNS adalah....

“ Menurut UU No 43 tahun 1999 pasal 1 ayat 1 UU No 43/99 pegawai negeri adalah warga negara Republik Indonesia yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam suatu jabatan negeri, atau di serahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.”

jadi.... seorang PNS harus memiliki profesionallisme dalam bekerja. Untuk memiliki profesionalisme tersebut seorang PNS harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1.          Menguasai pengetahuan di bidangnya masing-masing, tentunya yang harus dikerjakan meningkatkan pengetahuan, menguasai bidang tugasnya dan efektifitas dalam melaksanakan pekerjaan.
2.          Komitmen pada kualitas, berupa memiliki kecakapan, kesanggupan dalam bekerja dan selalu meningkatkan mutu kerja.
3.          Mempunyai dedikasi yang tinggi, berupa kebanggaan kepada pekerjaan tanggung jawab terhadap pekerjaan dan mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi dan golongan.
4.          Keinginan untuk membantu, berupa kejujuran, keikhlasan, motivasi, budi luhur yang tinggi, tenggang rasa dan peduli dengan sesama.

Rasanya sulit untuk menjadi seseorang yang profesionalisme dalam bekerja terutama sebagai PNS, jika kita hanya memiliki ciri-ciri yang disebutkan di atas. Lalu apa yang kurang?

So untuk mengetahui jawabannya, insya Allah saya akan melanjutkan tulisan ini di tulisan berikutnya.....







Selasa, 04 Oktober 2011

bunga yang harum


Dia adalah kekasih nabi saw,. bunga beliu yang harum baunya serta penyimpan rahasia beliu. Dari Aisyah, dia berkata, "istri-istri Nabi swt. berkumpul, dan tidak seorang pun yang tertinggal dari mereka. Fathimah datang dengan berjalan. Cara berjalannya sama dangan Rasulullah saw. Rasul bersabda, 'selamat datang putriku.' Beliu menyuruhnya duduk di sebelah kanan beliu atau di sebelah kiri beliu. Kemudia Rasulullah membisikkan sesuatu rahasia kepada putrinya itu, lantas Fathimah menangis. Kemudian Rasulullah saw membisikkan lagi rahasia yang lainnya, lantas dia tertawa. Aku bertanya kepadanya, 'apa yang membuatmu menangis ?' Aku tidak akan menyiarkan rahasia Rasullulah saw.' Aku tidak pernah melihat sebuah kegembiraan yang lebih dekat dengan kesedihan sebagaimana yang kulihat hari ini.' Aku katakan kepada Fathimah ketika dia menangis, 'Rasulullah telah mengistimewakan engkau dengan sabda beliu dan meninggalkan kami, kemudian engkau menangis. ' Aku bertanya kepadanya tentang apa yang dibisikkan oleh Rasullulah kepada dirinya. Dia menjawab, 'Aku tidak akan menyiarkan rahasia Rasullulah saw.'sampai ketika Nabi wafat, aku bertanya kepada Fathimah tentang kejadian itu. Fathimah menjawab, 'Nabi bertutur kepadaku bahwa Jibril biasanya datang untuk bertadarus Al-Quran dengan beliu satu kali dalam setahun, tetapi pada tahun itu Jibril datang dua kali. 'Menurutku, saat kematianku telah tiba, dan engkau adalah orang pertama dari kalangan keluargaku yang menyusulku. Sebaik-baik yang ditinggalkan adalah aku dan kamu.'Aku menangis karena itu, tetapi kemudian beliu membuatku bahagia, saat beliu bersabda, 'Tidakkah engkau ridha bahwa engkau menjadi penghulu para wanita beriman atau menjadi pemimpin wanita umat ini.'maka aku tertawa karena itu.' ''
Dia adalah sayidah FATHIMAH AZZAHRA' binti Rasulullah saw. Dari Ummul Mukmin Aisyah ra., bahwasanya dia berkata, "Aku tidak melihat seorang pun yang lebih mirip peranginya, petunjuknya, dan penunjukannya, Al-Hasan berkata: ucapan,omongan,petunjuk,dan penunjukannya, dengan Rasulullah saw. daripada Fathimah, semoga Allah memuliakan wajahnya. Apabila dia masuk rumah beliu maka beliu menyambutnya, memegang tangganya dan menciumnya. Lantas beliu mempersilahkanya duduk di tempat duduk beliu. Apabila beliu masuk ke rumah Fathimah maka Fathimah berdiri menyambut beliu, memegang tanganya, menciumnya, dan mempersilahkan duduk di tempat duduknya.
Nabi saw. memberi gelar az-Zahra', karena dia adalah bunga beliu yang harum baunya dan putri yang paling beliu cintai, karena dia adalah si bungsu dan mampu menjaga kelestarian keturunan Nabi saw. Apabila Rasulullah saw pulang dari peperangan atau berpergian maka beliu selalu masuk mesjid terlebih dahulu untuk mengerjakan solat sunah, kemudian berkunjung ke rumah Fathimah az-Zahra .' kemudian barulah beliu mengunjungi istri-istrinya ra.Az-Zahra lahir sebelum ayahnya diutus sebagai Nabi Allah. Usia beliu ketika itu adalah tiga puluh lima tahun.

persahabatan from dejavu

sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??

MEREKALAH SAHABATMU

Hargai dan peliharalah selalu persahabatanmu

Senin, 13 April 2009

indahnya hidup ini

Begitu banyak anugrah Allah yang telah diberikan oleh setiap hamba-Nya.